strategi investasi saham

Strategi Investasi Saham yang Aman untuk Pemula

Banyak orang mengatakan bahwa saham adalah salah satu jenis investasi yang paling menjanjikan. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya investor saham yang mendapatkan keuntungan tinggi. Namun seiring dengan keuntungannya, saham juga memiliki risiko yang tinggi. Pemula yang ingin terjun ke dunia saham harus mengetahui strategi investasi saham yang tepat. Artikel ini akan membahas mengenai strategi-strategi untuk pemula!

Strategi Investasi Saham yang Aman untuk Pemula

Tidak usah berlama-lama, berikut ini adalah strategi untuk investasi saham yang bisa pemula lakukan:

1. Kenali Waktu yang Tepat untuk Membeli Saham

Hal penting pertama yang perlu Anda pahami yaitu waktu yang tepat untuk membeli saham. Dalam memilih waktu untuk membeli saham, Anda perlu melakukan dua analisis yaitu analisis fundamental dan teknikal.

Analisis fundamental yaitu analisis melalui pendekatan kondisi politik, ekonomi, atau tren perkembangan usaha. Anda bisa melakukannya dengan melihat laporan keuangan. Sedangkan analisis teknikal yaitu analisis saham melalui pendekatan pergerakan saham pada rentang waktu tertentu.

2. Perhatikan Profil dan Likuiditas Perusahaan

Membeli saham yang bagus dan berpotensi menguntungkan memang tidak mudah. Selain mengetahui waktu yang tepat melalui analisis fundamental dan teknikal, Anda juga perlu memperhatikan profil dan likuiditas perusahaan. Profil dan likuiditas yang baik mampu meminimalisir risiko investasi.

3. Pilih Strategi Pembelian Saham yang Tepat

Sebenarnya ada tiga poin penting yang harus Anda pahami saat akan membeli saham, berikut di antaranya:

  1. Buy on Weakness yaitu membeli saham saat harganya turun sampai ke level tertentu yang memang sudah aman untuk investor pemula beli.
  2. Buy If/On Breakout yaitu membeli saham saat harganya berhasil menembus level tertentu atau naik sampai resistance (level tertinggi).
  3. Buy on Retracement yaitu membeli saham setelah terjadinya keadaan breakout atau harga bawah. Saham jenis tersebut biasanya bisa mengalami kenaikan dengan kencang.

4. Kenali Waktu yang Tepat untuk Menjual Saham

Sudah tahu waktu yang tepat untuk membeli saham? Strategi investasi saham untuk pemula selanjutnya yaitu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menjual saham. Pasalnya, capital gain dari jual beli saham merupakan salah satu keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Waktu yang tepat menjual saham yaitu ketika harga sedang naik atau profit taking.

Lalu bagaimana saat saham sedang turun? Ketika hal tersebut terjadi, maka Anda bisa menentukan cut loss. Cut loss adalah istilah saat investor menjual saham ketika harganya lebih rendah dari harga beli. Jadi, Anda akan mengalami kerugian. Cut loss dilakukan untuk mencegah kerugian lebih besar. Namun, Anda perlu menentukan batasan cut loss yaitu 5% atau 7%. Saat kerugian mencapai angka tersebut, maka Anda bisa menjual saham.

5. Pelajari Prospek Perusahaan dan Tren Pasar

Terakhir, Anda perlu mempelajari prospek perusahaan dan tren pasar. Hal ini sangat penting untuk menentukan kapan Anda akan membeli atau menjual saham. Jika ada berita buruk berkaitan perusahaan atau penurunan IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan), maka Anda perlu melakukan cut loss atau mengubah strategi.

Itulah strategi investasi saham yang bisa dicoba oleh pemula. Pastikan Anda menggunakan aplikasi investasi yang aman dan terpercaya. Rekomendasinya yaitu MOST by Mandiri Sekuritas yang sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Aplikasi ini hadir dalam berbagai macam platform dan device sehingga bisa Anda akses kapan saja dan di mana saja.

Jika Anda adalah heavy trader, maka Anda bisa bertransaksi dengan lebih nyaman di PC atau laptop. Tersedia fitur customized view pada bagian dashboard yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Yuk, unduh sekarang juga aplikasi MOST by Mandiri Sekuritas dan lakukan transaksi dengan mudah dan cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *