cara mengobati ruam popok pada bayi

Cara Mengobati Ruam Popok Pada Bayi yang Tepat

Ruam popok merupakan salah satu masalah yang harus Anda waspadai. Sebenarnya ruam popok tidak berbahaya, namun bisa membuat Si Kecil menjadi rewel dan menangis karena merasa tidak nyaman. Pada kasus yang lebih serius, ruam popok biasanya juga menimbulkan luka. Kulit yang sering mengalami ruam popok adalah bagian selangkangan dan pantat. Anda perlu mengetahui cara mengobati ruam popok pada bayi agar mereka kembali merasa nyaman.

Inilah Cara Mengobati Ruam Popok Pada Bayi

Ruam popok harus dirawat dan diobati secara tepat agar tidak semakin parah. Berikut cara yang bisa Anda ikuti:

1. Kurangi Memandikan Si Kecil dengan Air Hangat

Hal pertama yang perlu Anda pastikan adalah tidak terlalu sering memandikan Si Kecil dengan air hangat. Kulit bayi sebenarnya belum butuh terlalu banyak dimandikan. Mandi tiga kali seminggu sudah cukup saat terjadi ruam popok. Pasalnya air bersuhu hangat bisa memperlambat proses penyembuhan ruam popok.

2. Pastikan Tubuh Si Kecil Kering Sebelum Memakai Popok

Ruam popok bisa diatasi jika Anda menjaga kulit Si Kecil tetap bersih dan kering. Apalagi sebelum memakai popok, Anda harus memastikan tubuhnya benar-benar kering. Gunakan handuk halus untuk mengeringkan tubuh Si Kecil.

Hindari kain kasar atau tisu basah, apalagi jika mengandung alkohol atau bahan kimia lain. Jika perlu, Anda bisa menunggu 5 sampai 10 menit untuk memastikan area sensitif Si Kecil benar-benar kering. Setelah itu baru pakaikan popok seperti biasa.

3. Gunakan Popok yang Tepat

Ruam popok umumnya disebabkan oleh alergi bahan popok, ukuran popok yang tidak sesuai, dan jarang mengganti popok sehingga menimbulkan infeksi bakteri. Karena penyebabnya tersebut, maka Anda wajib memilih popok yang tepat untuk Si Kecil.

Cari popok dengan kemampuan daya serap yang tinggi. Pasalnya air kencing yang menggenang bisa bersentuhan dengan kulit bayi. Lama kelamaan bisa menyebabkan ruam popok. Selain itu, carilah popok dengan ukuran yang tepat. Akan lebih baik jika popok tersebut memiliki permukaan rongga udara untuk sirkulasi yang baik.

4. Ganti Popok Secara Rutin

Cara mengobati ruam popok pada bayi selanjutnya adalah mengganti popok secara rutin. Popok yang kotor bisa memperparah kondisi ruam Si Kecil. Idealnya, popok Si Kecil perlu diganti setiap 2 sampai 3 jam sekali.

Apakah harus setiap 2 atau 3 jam sekali? Tentu saja tidak, pada kondisi tertentu misalnya Si Kecil sudah BAB padahal belum 2 jam, Anda tetap wajib menggantinya. Selain tidak nyaman, ada risiko Si Kecil terkena bakteri sehingga membuat ruam semakin parah.

5. Gunakan Salep untuk Ruam

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan untuk mengobati ruam popok pada bayi adalah memakaikan salep. Carilah salep atau krim kulit khusus ruam popok yang aman untuk bayi. Salep dengan kandungan zinc dapat membantu melindungi kulit dengan baik. Selain salep khusus, pelembab dan minyak khusus bayi dengan kandungan petroleum jelly juga bisa Anda pakai.

Nah, demikian informasi mengenai cara mengobati ruam popok pada bayi. Pemilihan popok sangat penting untuk meminimalisir risiko ruam popok pada Si Kecil. Pastikan Anda memilih popok yang lembut dan memiliki daya serap tinggi. MAKUKU SAP Diapers merupakan produk yang tepat untuk Si Kecil.

Struktur inti SAP memberikan perlindungan terbaik sehingga terhindar dari masalah ruam popok. Fitur penting lainnya dari MAKUKU SAP Diapers adalah desain yang super tipis super menyerap dan anti gumpal. Dengan popok yang tipis dan penyerapannya cepat serta merata maka dapat membantu mengurangi ruam popok. Pembelian produk sekarang lebih mudah karena bisa dilakukan secara online dan offline.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *